Mengapa perencanaan itu perlu?

  • Perencanaan membuahkan keberhasilan.
  • Perencanaan membantu manajemen menunaikan perkerjaannya secara lebih baik dalam menanggulangi perubahan lingkungan.
  • Perencanaan mewajibkan manajemen menentukan tujuan organisasi.

 

 

 

Aspek Perencanaan SDM

  • Perencanaan SDM menghimpun dan menggunakan informasi untuk menunjang keputusan investasi SDM dalam berbagai aktivitas SDM.
  •  Inti perencanaan SDM, merupakan proses untuk menganalisis kebutuhan SDM organisasi ditengah kondisi yang berubah dan melakukan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Siapa yang melakukan perencanaan?

  • Lazimnya dimulai dan dikelola oleh departemen SDM.
  • Manajer lini patut dilibatkan.
  •  Melibatkan juga manajer puncak.

Siapa yang direncanakan?

  •   Tingkatan manajemen pada organisasi.
  •   Mulai manajemen puncak sampai pekerja level bawah.
  •   Perencanaan manajemen tingkat menengah sampai atas lebih mendetail dibanding tingkat bawah.

 

Mengapa Melakukan Perencanaan SDM?

  • Perencanaan menghubungkan tindakan dan konsekuensi. Penilaian yang paling berfaedah, jalur yang benar, hasil paling besar, mengintegrasikan semua aktivitas.
  • Perencanaan mendayagunakan SDM secara lebih efisien dan efektif. Perencanaan SDM mendahului aktivitas SDM lain, analisis yang cermat atas kegiatan akan menjadikan efektif dan efisien.
  • Perencanaan menghubungkan SDM dan organisasi. Perusahaan mempunyai tujuan, jika tujuan tersebut sesuai kondisi SDM, DSDM akan dinilai sebagai kontributor stratejik.
  • Perencanaan membuat karyawan lebih puas dan berkembang. Dapat merencanakan karir, pelatihan dan pengembangan, merasa dibutuhkan organisasi.

Manfaat Perencanaan SDM

  • Penggalakan perilaku proaktif dari pada reaktif. Proaktif berarti melihat ke depan dan mengembangkan visi, reaktif menjawab masalah setelah masalah muncul.
  • Komunikasi eksplisit tujuan perusahaan. Fokus menggunakan tenaga berbakat yang mempunyai keterampilan khusus.
  •  Stimulasi pemikiran kritis dan pemeriksaan asumsi yang berkesinambungan. Keberhasilan satu keputusan berawal dari asumsi yang tepat.
  •  Identifikasi kesenjangan situasi sekarang dan masa depan. Perbedaan “Where are we?” dengan “Where we should be?”
  • Penggalakan partisipasi manajer lini.  Peran manajer lini juga penting.
  • Identifikasi kendala dan peluang SDM. SDM memegang peranan penting dalam keputusan bisnis stratejik.
  •  Pembentukan ikatan bersama. Perencanaan yang melibatkan semua lapisan organisasi membantu menciptakan rasa memiliki.

Tantangan Perencanaan SDM

  • Mempertahankan keunggulan kompetitif.
  • Mendukung seluruh strategi bisnis.
  • Menghindari konsentrasi berlebih pada masalah harian.
  •  Menyusun strategi SDM sesuai karakter unik organisasi.
  •  Menanggulangi perubahan lingkungan.
  • Menyita komitmen manajemen.
  • Menjabarkan rencana stratejik ke dalam tindakan.
  • Mengakomodasi perubahan.

Menghubungkan Perencanaan SDM dan Perencanaan Stratejik

  • Perencanaan SDM harus berkaitan dengan strategi organisasional.
  • Pada perencanaan, perubahan arah stratejik organisasi, kondisi keuangan, dan beragam varian teknologi diintegrasikan ke dalam berbagai keputusan SDM.
  • Perencanaan SDM mengintegrasikan lingkungan ekternal dan internal serta memadukan fokus keputusan personalia ke arah tujuan SDM dan organisasi.

sumber : materi dosen MSDM II fakultas ekonomi Universitas PGRI Adibuana Surabaya 2011